Senin, 13 Desember 2010

Fenomena Bencana Alam Di Indonesia

Bencana,bencana dan bencana.....!!!!!
mungkin itu yang ada dalam pikiran kita semua… mungkin juga kita terus bertanya –tanya Mengapa bencana alam datang bertubi-tubi di negeri ini, mulai dari banjir, longsor, gempa, tsunami, dan letusan gunung berapi yang terjadi akhir – akhir ini.

Berikut adalah rentetan bencana alam yang terjadi diindonesia akhir – akhir ini:
26 Oktober 2010 : Gunung berapi meletus di Jawa Tengah, memaksa lebih dari 100.000 orang dievakuasi dan menyebabkan lebih dari 100 orang meninggal.
25 Oktober 2010 : Gempa 7.7 SR dirasakan di sebelah barat Sumatera Barat. Alarm tsunami yang tidak berbunyi menyebabkan lebih dari 400 orang meninggal di Kepulauan Mentawai dan lebih dari 15.000 orang kehilangan tempat tinggal. Puluhan orang masih tidak ditemukan.
4 Oktober 2010 : Banjir melanda Wasior di Papua Barat menyebabkan sedikitnya 148 orang meninggal.
23 Februari 2010 : Sedikitnya 85 orang meninggal atau hilang setelah terjadi tanah longsor di dekat Bandung
8 November 2009 : Tanah longsor di Palopo, Sulawesi Selatan menyebabkan sedikitnya 30 orang meninggal.
30 September 2009 : Gempa bumi Padang menyebabkan sedikitnya 1.100 orang meninggal.
2 September 2009 : Gempa mengguncang Jawa, menyebabkan sedikitnya 100 orang meninggal.
26 Desember 2007 : Lebih dari130 orang meninggal dalam banjir dan tanah longsor di Jawa.
Juli 2007 : Lebih dari130 orang meninggal dalam banjir dan tanah longsor di Sulawesi.
6 Maret 2007 : Gempa bumi Sumatera menyebabkan sedikitnya 73 orang meninggal.
1 Februari 2007: Banjir Jakarta menyebabkan sedikitnya 80 orang meninggal.
24-29 Desember 2006 : Lebih dari 300 orang hilang atau meninggal setelah terjadi banjir di Sumatera, yang menyebabkan 350.000 kehilangan tempat tinggal.
17 Juli 2006 : 650 orang meninggal di Jawa setelah gempa bumi di dasar laut menyebabkan terjadinya tsunami.
20-24 Juni 2006 : banjir di Sulawesi menyebabkan sedikitnya 350 orang meninggal atau hilang, dan 13.000 kehilangan tempat tinggal.
27 Mei 2006 : Gempa bumi di Yogyakarta menyebabkan sedikitnya 5.800 orang meninggal dan satu setengah juta orang kehilangan tempat tinggal.
28 Maret 2006 : Gempa bumi sebesar 8.6 SR mengguncang Nias dan menyebabkan sedikitnya 900 orang meninggal.
26 Desember 2004: Gempa bumi di dekat pesisir utara pulau Sumatera mengakibatkan tsunami yang memakan lebih dari 220.000 korban dari negara-negara di sekitar Samudera Hindia, termasuk 168.000 korban dari Indonesia.
Mungkin ini semua berupa teguran bagi kita semua, agar lebih mengintrospeksi diri lagi mengenai apa yang telah kita lakukan pada alam ini.

========================================================
Daftar Pustaka:

Rentetan Bencana Alam Indonesia.http://www.antaranews.com/berita/1267708547/bencana-alam-di-indonesia-didominasi-banjir
Bencana Alam di Indonesia Didominasi Banjir.http://sitimasruroh.blogspot.com/2010/10/rentetan-bencana-alam-indonesia.html

Rabu, 10 November 2010

Cerita Jenaka

Pada suatu tempat terdapat sebuah kota kecil, dimana pada kota ini hidup tiga orang sahabat yang mempunyai nama yang cukup unik yaitu helm,sim, dan gara-gara. Ketiga sahabat ini selalu pergi bersama-sama dimana ada helm disana pasti ada siSim ataupun Gara-gara, sampai suatu ketika mereka pergi ke sebuah pasar di daerah lainnya dengan menggunakan sepeda motor, yang mana pada saat mereka datang kegiatan dipasar itu sedang dalam keadaan ramai hingga mereka terpisah satu dengan yang lainnya. Setelah berkeliling cukup lama untuk mencari teman masing-masing akhirnya bertemulah si helm dengan si sim. Lalu terjadi saling Tanya jawab antara keduanya.

Helm : hei… Sim kamu kemana aja?
Sim : hei aku juga lagi nyariin kamu, oya gara-gara mana?
Helm : aku juga ngga’ tau dia kemana!
Sim : yaudah ayo kita cari sama-sama Lem!!


Lalu mereka mencari sahabatnya berdua setelah cukup lama mengelilingi pasar gara-gara belum juga ditemukan lalu terpikir oleh mereka unutk mencari ditempat lainnya, lalu mereka pun pergi dengan buru-buru dengan menggunakan sepeda motor tanpa memakai atribut yang lengkap, setelah berputar – putar cukup lama tiba – tiba ada segerombolan polisi sedang melakukan razia kelengkapan surat bermotor, mereka pun distop oleh polisi,

Polisi : priiiitt!!!!!, stop!,
Lalu mereka pun berhenti, lalu polisi pun bertanya,
Polisi : mana helm nya?
Helm : saya helm pak, “jawab si helm”
Polisi : kalau tidak mana sim? “Tanya polisi kesal”
Helm : ini pak dibelakang saya “jawab helm dengan polosnya”
Polisi : kamu mau cari gara gara ya???? “Polisi pun marah”
Helm : Iya pak kami sdang mencari gara – gara “jawab helm”
Polisi : anda berdua ditangkap ! “sambil marah polisi menangkap keduanya”


Lalu mereka dibawa kekantor polisi, setelah sampai mereka pun bertanya apa salah mereka, setelah cukup lama mereka menjelaskan maka mereka pun dibebaskan, setelah bebas mereka langsung pulang, setelah sampai dirumah mereka pun kaget karena si gara-gara sudah berada dirumah, lalu mereka menceritakan apa yang terjadi antara mereka dan polisi tadi, lalu gara-gara pun tertawa tebahak-bahak.
Setelah kejadian itu mereka mengganti nama mereka dengan nama yang tidak ada hubungannya dengan nama benda lagi.

To be Cont…

kiat- kiat dalam mencapai suatu tujuan

Assalumu'alaikum wr. wb.
puji beserta syukur kita sampaikan kepada Tuhan YME. yang telah memberi kita nikmat kesehatan serta kesempatan bagi kita semua sehingga kita dapat hadir pada kesempatan kali ini, yang saya hormati bapak-ibu serta saudara-saudari yang hadir pada kesempatan kali ini.
Baiklah dalam kesempatan kali ini saya akan menyampaikan kiat-kiat untuk mencapai sebuah kesuksesan. Dalam mencapai sebuah kesuksesan/keberhasilan Ada beberapa hal yang harus kita lakukan, pertama yakin dan tidak mudah menyerah, dalam berjuang tanamkan pada diri kita bahwa usaha kita akan berhasil meskipun kegagalan sering datang menghampiri tapi jangan sekalipun anda menyerah dan jadikanlah kegagalan itu sebagai cambuk untuk kita maju demi mencapai yang lebih baik, selanjutnya Berjuang, untuk mencapai suatu tujuan kita harus melakukannya dengan penuh perjuangan, mustahil keberhasilan itu akan datang tanpa adanya perjuangan, karena dengan berjuang dengan sepenuh hati akan membukakan jalan menuju keberhasilan. yang Selanjutnya yaitu Berkorban, dalam melakukan sebuah perjuangan itu, tentunya pasti ada yang harus kita korbankan, baik itu tenaga,waktu maupun materi dan semua itu harus diirngi dengan kesabaran, karena kesabaran ini adalah hal yang penting bagi seseorang yang sedang melakukan sebuah perjuangan, karena dalam sebuah perjuangan belum tentu semuanya akan berjalan mulus, pasti ada saja yang akan menghabat perkembangan dari sebuah usaha yang kita lakukan. Oleh karena itu dalam kesempatan kali ini saya menghimbau agar jangan pernah berputus asa dalam mencapai sebuah tujuan, tanamkan rasa keyakinan pada diri kita bahwa kita akan berhasil, semoga dengan ini semua dapat membangkitka semangat kita semua dalam menjalani lika liku hidup didunia ini.
Wassalamu'alikum wr.wb.

Tugas Virtual Class Java

Nama : ABDUL HAMID
NPM : 12108293
Kelas : 3 KA 16


1. SuperKelasKendaraan.java

class SuperKelasKendaraan{
pulic void methodAsli(){
string roda;
string stang;
string sadel;
System.out.println("Method milik SuperKelasKendaraanjalan");
}
public static void jalankan (String[]args){
SuperKelasKendaraanoks=new SuperKelasKendaraan();
oks.methodAsli();
}
void rem (String[]args){
SuperKelasKendaraanoks=new SuperKelasKendaraan();
oks.methodAsli();
}
}

SubKelasMotor.java

class SubKelasMotor extends KelasKendaran{
public void methodAsli(){
System.out.println("method overrided jalan");
}
public void methodJumping(){
roda=2;
System.out.println("kendaraan ber-roda "+roda)
Super.methodAsli();
}
public static void main(String[]args){
Subkelas osk=new SubKelas();
osk.methodASli();
osk.merhodJumping();
}
}


SubKelasMobil.java

class SubKelasMobil extends KelasKendaran{
public void methodAsli(){
System.out.println("method overrided jalan");
}
public void methodMundur(){
roda=4;
System.out.println("kendaraan ber-roda "+roda)
Super.methodAsli();
}
public static void main(String[]args){
Subkelas osk=new SubKelas();
osk.methodASli();
osk.merhodMundur();
}
}
2. Kubus.java

public class Kubus{
private double sisi;//attribute yang di hide
public Kubus(){
sisi=0;
}
private double luas(double s){//encapsulation
return s*s;
}
public void setSisi(double sisi){
this.sisi=sisi;
}
public double getSisi(){
return sisi;
}
Public double getLuas(){
return luas(sisi);
}
}

Senin, 08 November 2010

Pendapat Tentang Perekonomian Indonesia

Sejak negara ini merdeka tahun 1945, perekonomian Indonesia berkembang bagaikan sebuah roda yang yang selalu berputar, ataupun sama halnya dengan orang mengendarai mobil ada saatnya maju dan juga sebaliknya juga ada waktunya mundur, dari sejak Indonesia merdeka sampai saat ini, perekonomian Indonesia mengalami pasang surut, pada saat era orde lama dan orde baru perekonomian Indonesia mulai tumbuh perlahan hingga akhirnya pada masa runtuhnya pemerintahan presiden Soeharto pada tahun 1998 perekonomian Indonesia dilanda krisis moneter yang melumpuhkan segala aspek perekonomian Indonesia, setelah itu pada era reformasi Perekonomian Indonesia mulai membaik kembali, puncaknya pada tahun 2009, Di saat dunia sedang dilanda oleh krisis global perekenomian Indonesia tetap tumbuh hingga 4,3 – 4.4 persen. Pada awal akhir 2009 hingga awal 2010 ini, perekonomian Indonesia tetap berjalan meskipun di hebohkan oleh adanya kasus Bank Century yang melibatkan Elit Politik di Negeri ini. Semoga Perekonomian Indonesia tersus berkembanh ke arah yang lebih baik.

Minggu, 10 Oktober 2010

Tugas Object Oriented Programming (OOP) Java

Nama : ABDUL HAMID
Npm : 12108293
Kelas: 3 KA 16
Dosen: M. Achsan Isa Al Anshori


1. Komponen JDK (Java Develomment Kit) :
1. compiler(javac) : Untuk kompilasi file source code : *.java menjadi *.class. Syntax umum : javac nama_file.java
2. interpreter(java) disebut juga java virtual machine atau java runtime environment : Untuk menjalankan bytecode (*.class). Syntax umum :java nama_file.class
3. applet viewer(appletviewer) : Untuk menjalanakan applet viewer. Syntax umum : appletviewer nama_file.html
4. debugger(jdb): Untuk melakukan debugging aplikasi java. Syntax umum : jdb option
5. java class library(jcl) : Untuk membuat daftar method dan attribute public dari suatu kelas. Syntax : javap namaKelas
6. header dan stub generator(javah) : Untuk menerjemahkan bahasa yang ditulis dalam bahasa Java menjadi bahasa pemrograman C.
7. java documentation(javadoc) : Untuk menampilkan pustaka kelas, interface, constructor, dan method standard yang telah dibuat vendor.
8. Source Code Java API

2. Token dan Identifier
• Token : adalah elemen terkecil di program yang masih memiliki arti. Ada 5 token dalam bahasa Java yaitu identifier, keyword, literal dan tipe data, operator, serta separator.
• Identifier : token yang merepresentasikan nama sesuatu. (variabel, atau konstanta, atau method, atau kelas, atau package, atau interface).

3. Kegunaan Operator, Separator, Break, dan Continue
1. Operator : Operator melakukan komputasi terhadap satu/dua objek data.
2. Separator : Separator menginformasikan ke compiler java mengenai adanya kelompok kode program.
3. Break : berfungsi untuk keluar dari kendali percabangan switch, dan untuk keluar dari kendali perulangan.
4. Continue : Penggunaan keyword ini berfungsi untuk segera lompat ke perulangan berikutnya.

4. Contoh Program Java:


5. Contoh Program Menggunakan Break dan Continue
Contoh Program Menggunakan Keyword Break:


Contoh Program Menggunakan Keyword Continue:



Npm : 12108293
Nama : ABDUL HAMID
Kelas: 3 KA 16

Jumat, 01 Oktober 2010

Pengertian Bahasa, Ragam bahasa dan Laras Bahasa,

Pengertian Bahasa
Bahasa terdiri dari kaidah aturan serta pola yang harus ditaati (tidak boleh dilanggar) agar tidak menyebabkan gangguan pada saat berkomunikasi. Kaidah, aturan dan pola-pola itu sendiri mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder.
Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk mengidentifikasi diri.
3. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.

Ragam dan Laras Bahasa
Ragam Bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara (Bachman, 1990). Ragam bahasa yang oleh penuturnya dianggap sebagai ragam yang baik (mempunyai prestise tinggi), yang biasa digunakan di kalangan terdidik, di dalam karya ilmiah (karangan teknis, perundang-undangan), di dalam suasana resmi, atau di dalam surat menyurat resmi (seperti surat dinas) disebut ragam bahasa baku atau ragam bahasa resmi. Berikut ini jenis dan ragam bahasa selengkapnya.
Jenis Ragam Bahasa
Berdasarkan pokok pembicaraan, ragam bahasa dibedakan antara lain atas:
- Ragam bahasa undang-undang
- Ragam bahasa jurnalistik
- Ragam bahasa ilmiah
- Ragam bahasa sastra
Berdasarkan media pembicaraan, ragam bahasa dibedakan atas:
1. Ragam lisan yang antara lain meliputi:
- Ragam bahasa cakapan
- Ragam bahasa pidato
- Ragam bahasa kuliah
- Ragam bahasa panggung
2. Ragam tulis yang antara lain meliputi:
- Ragam bahasa teknis
- Ragam bahasa undang-undang
- Ragam bahasa catatan
- Ragam bahasa surat
Ragam bahasa menurut hubungan antarpembiacra dibedakan menurut akrab tidaknya pembicara
- Ragam bahasa resmi
- Ragam bahasa akrab
- Ragam bahasa agak resmi
- Ragam bahasa santai
- dan sebagainya

Menurut Dendy Sugono (1999 : 9), bahwa sehubungan dengan pemakaian bahasa Indonesia, timbul dua masalah pokok, yaitu masalah penggunaan bahasa baku dan tak baku. Dalam situasi resmi, seperti di kantor, di sekolah, atau di dalam pertemuan resmi digunakan bahasa baku. Berbeda dengan saat kita berada di rumah, di taman, di pasar, kita tidak harus menggunakan bahasa baku.
Menurut Felicia (2001 : 8), ragam bahasa dibagi berdasarkan Media pengantarnya atau sarananya, yang terdiri atas :
a. Ragam lisan.
b. Ragam tulis.

Ragam tulis adalah bahasa yang ditulis atau yang tercetak. Ragam tulis pun dapat berupa ragam tulis yang standar maupun nonstandar. Ragam tulis yang standar kita temukan dalam buku-buku pelajaran, teks, majalah, surat kabar, poster, iklan. Kita juga dapat menemukan ragam tulis nonstandar dalam majalah remaja, iklan, atau poster. Sedangkan Ragam lisan adalah bahasa yang diujarkan oleh pemakai bahasa. Kita dapat menemukan ragam lisan yang standar, misalnya pada saat orang berpidato atau memberi sambutan, dalam situasi perkuliahan, ceramah; dan ragam lisan yang nonstandar, misalnya dalam percakapan antarteman, di pasar, atau dalam kesempatan nonformal lainnya.
Pada saat digunakan sebagai alat komunikasi, bahasa masuk dalam berbagai laras sesuai dengan fungsi pemakaiannya. Jadi, laras bahasa adalah kesesuaian antara bahasa dan pemakaiannya. Dalam hal ini kita mengenal iklan, laras ilmiah, laras ilmiah populer, larasfeature, laras komik, laras sastra, yang masih dapat dibagi atas laras cerpen, laras puisi, laras novel, dan sebagainya.

Rabu, 12 Mei 2010

Uang, Bank & Penciptaan Uang

1. Uang
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang. Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda pembayaran.
Keberadaan uang menyediakan alternatif transaksi yang lebih mudah daripada barter yang lebih kompleks, tidak efisien, dan kurang cocok digunakan dalam sistem ekonomi modern karena membutuhkan orang yang memiliki keinginan yang sama untuk melakukan pertukaran dan juga kesulitan dalam penentuan nilai. Efisiensi yang didapatkan dengan menggunakan uang pada akhirnya akan mendorong perdagangan dan pembagian tenaga kerja yang kemudian akan meningkatkan produktifitas dan kemakmuran.
2. Bank
Bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote.Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang. Sedangkan menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
Jenis Bank
Pengertian bank umum menurut Undang-Undang No. 10 tahun 1998 :
Bank Umum
Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.“

Bank Sentral
Bank sentral dapat mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umum menciptakan uang giral.

Fungsi-fungsi bank umum yang diuraikan di bawah ini menujukkan betapa pentingnya keberadaan bank umum dalam perekonomian modern, yaitu :
Penciptaan uang
Uang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisi dan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.

Kebijakan moneter
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.
Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang.Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.
Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain :
1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities).
2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum.
3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah.
4. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi.

Struktur Pasar

Sebelum membahas stuktur pasar lebih baik kita caro tahu apa pengertian pasar itu sendiri, Pasar secara sederhana merupakan tempat pertemuan antara penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa. Sedangkan pengertian pasar menurut kajian Ilmu Ekonomi adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.

Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek
pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.

Struktur Pasar memiliki pengertian penggolongan produsen kepada beberapa bentuk
pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya
perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan
peranan iklan dalam kegiatan industri.
Pada analisa ekonomi dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar
persaingan tidak sempurna (yang meliputi monopoli, oligopoli, monopolistik dan
monopsoni).

1. Pasar Persaingan Sempurna
Pengertian pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan
dengan penawaran di mana jumlah pembeli dan penjual sedemikian rupa banyaknya/
tidak terbatas.
Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker (pengambil harga).

2. Pasar Persaingan tidak Sempurna

a. Pasar Monopoli
Arti dari pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan
penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan
banyak pembeli atau konsumen.
Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
1) hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;
2) tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);
3) produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan
4) tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada
hambatan berupa keunggulan perusahaan.

b. Pasar Oligopoli

Arti dari pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran,di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan
pasar.
Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
2) Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak
(differentiated product), seperti air minuman aqua.
3) Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
masuk ke dalam pasar.
4) Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang
memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar
untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut.
Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.
Apakah di daerah Anda terdapat perusahaan yang termasuk dalam kategori pasar
oligopoli? Berikan contohnya!

c. Pasar Duopoli

Arti pasar duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai
oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
d. Pasar Monopsoni
Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau
pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga.
Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara
permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu
perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan
satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.
e. Monopolistik
Arti dari pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan
penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang
sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada
spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang
menjual produk yang sejenis.
Contoh: produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan,
kesehatan dan lain-lain.
Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
1) Terdapat banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
2) Barang yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
3) Para penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
4) Untuk memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
5) Keluar masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.

Selasa, 27 April 2010

Perilaku Konsumen

Perilaku Konsumen adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.Definisi lainnya adalah bagaimana konsumen mau mengeluarkan sumber dayanya yang terbatas seperti uang, waktu, tenaga untuk mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan.
Pendapat para ahli:
• James F Engel et al (1994)
Tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi
dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang
mendahului dan menyusuli tindakan ini.

• Schiffman dan Kanuk (1994)
memuaskan kebutuhan mereka.
Perilaku konsumen adalah proses keputusan dan aktivitas fisik
individu yang terlibat dalam mengevaluasi, mendapatkan,
menggunakan, atau memberikan barang dan jasa yang diperolehnya.
• Loudon dan Albert (1993)
Perilaku konsumen adalah proses keputusan dan aktivitas fisik
individu yang terlibat dalam mengevaluasi, mendapatkan,
menggunakan, atau memberikan barang dan jasa yang diperolehnya.
• Ujang Sumarwan (2000)
secara sederhana, studi perilaku konsumen meliputi hal-hal
sebagai berikut, Apa yang dibeli konsumen? (what they buy?),
mengapa konsumen membelinya? (why they buy it?), kapan
mereka membelinya? (when they buy it?), dimana mereka
membelinya? (where they buy itu?), berapa sering mereka
membelinya? (how often they buy itu?), berapa sering mereka
menggunakannya? (how often they use it?)
Analisis tentang berbagai faktor yang berdampak pada perilaku konsumen menjadi dasar dalam pengembangan strategi pemasaran. Ya, pemasar wajib memahami konsumen, seperti apa yang dibutuhkan, apa seleranya, dan bagaimana konsumen mengambil keputusan.
Pikiran Yang benar tentang konsumen:
• Konsumen adalah raja
• Motivasi dan Perilaku Konsumen
Dapat dimengerti Melalui Penelitian

Senin, 22 Februari 2010

Hukum Permintaan dan Penawaran Dalam Ilmu Ekonomi

Pengertian Permintaan dan Penawaran
Dalam Ilmu Ekonomi
Dalam setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.

A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di Toko Sepatu Mahkota Paris yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual(Toko Mahkota Paris) sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.

B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran

Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)

1. Perilaku konsumen / selera konsumen
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
4. Perkiraan harga di masa depan
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen

D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)

1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
2. Tujuan Perusahaan
3. Pajak
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan

Hukum Permintaan

Di dalam hukum permintaan yang timbal balik ini, baik permintaan maupun penawaran, keduanya menentukan jumlah barang yang dijual dan dibeli serta tingkat harganya. Alfred Marshall membandingkan permintaan dan penawaran dengan bagian atas dan bawah dari sebuah gunting, di mana keduanya itulah yang melakukan pemotongan.
Menurut John Stuart Mill diperlukan banyak informasi untuk menentukan tingkat harga. Sebagai tambahan terhadap biaya-biaya produksi diperlukan data-data mengenai permintaan. Harga di dalam perdagangan internasional ditentukan oleh Hukum Permintaan yang Timbal Balik.

Hukum tersebut tidak akan berlaku apabila perdagangan berlangsung antara suatu negara besar dengan suatu negara kecil, karena tingkat harga di negara besarlah yang akan berlaku. Akan tetapi dalam hal permintaan dan penawaran negara lain, maka akan berlaku hukum tersebut untuk menentukan harga dalam perdagangan yang akan dilangsungkan.

Teori dari hukum permintaan timbal balik dari Mill tersebut oleh Marshall dan Edgeworth diterangkan dengan menggunakan kurva yang disebut ”Kurva Pengorbanan”. Di dalam gambar 1a, kita lihat bahwa perbandingan harga antara barang X dan barang Y serupa dengan kurva kemungkinan produksi pada biaya konstan, tetapi mempersoalkan suatu jumlah harga Y, ini diperlihatkan olehslope kurva yang negatif.

Pengertian Ekonomi

Kata "ekonomi" berasal dari bahasa Yunani yaitu: Oiκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" sedangkan νόμος (nomos) berarti peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar Ekonomi bisa diartikan sebagai "aturan dalam rumah tangga" Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti permasalahan ekonomi adalah terdapat ketidakseimbangan antara kebutuhan dari manusia yang tidak terbatas sedangkan alat/sarana untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangatlah terbatas. Hal ini kemudian menimbulkan ketidakseimbangan. Jadi Ekonomi adalah sistem aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa.

A. Produksi
Produksi adalah suatu kegiatan yang menghasilkan output dalam bentuk barang maupun jasa. Contoh : pabrik ban yang memproduksi ban, tukang pijet yang memberikan pelayanan jasa pijat dan urut kepada para pelanggannya, dan lain sebagainya.

B. Distribusi
Distribusi adalah kegiatan menyalurkan atau menyebarkan produk barang atau jasa dari produsen kepada konsumen pemakai. Perusahaan atau perseorangan yang menyalurkan barang disebut distributor. Contoh distribusi seperti distributor barang elektronik, penyalur pembantu, dan lain-lain.

C. Konsumsi
Konsumsi adalah suatu aktifitas memakai atau menggunakan suatu prosuk barang atau jasa yang dihasilkan oleh para produsen. Perusahaan atau perseorangan yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen. Contoh konsumsi dalam kehidupan kita sehari-hari seperti membeli sepatu di took sepatu dan sebagainya.
Orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja disebut Ahli Ekonomi (Ekonom). Sedangkan Ilmu yang mempelajari ekonomi disebut sebagai ilmu ekonomi.

Pembagian Ilmu Ekonomi:
ilmu ekonomi berdasarkan strukturnya dibagi 2
1. ilmu ekonomi deskriptif adalah ilmu yang hanya bertugas mengumpulkjan data dari realita fakta, dan disimpulkan secara sederhana

2. teori ekonomi  menarik kesimpulan dari data yang telah terkumpul
ekonomi terapan  menjawab pertanyaan dari data

ilmu ekonomi berdasarkan sifatnya dibagi 2
1 ilmu ekonomi positif adalah ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku2 ekonomi yang seharusnya terjadi

2. ilmu ekonomi positif adalah ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku2 manusia berdasarkan fakta, data, dan realita yang ada.